Ajari diriku untuk Ikhlas
Ajari Aku untuk Ikhlas.
Aku menyerah pada hati, ketika ketakutan lebih mendominasi dari pada sakit itu sendiri.
Perih, ya!!!
Seperti luka yang belum mengering, masih akan terasa perih jika tersiram air.
Apakah aku perlu menutup mata? Berpura-pura tidak tahu dengan semua yang sedang terjadi? Atau aku harus bersikap bodoh seolah-olah itu hanya permainan belaka. Permainan hati yang bisa saja menghanyutkan diri.
Ajari aku untuk ikhlas, Tuhan! ketika ketidakrelaan ini terus menyiksa diri. Walau aku sendiri tenggelam dalam kesakitan yang tak berkesudahan.
Aku menyerah pada hati, ketika ketakutan lebih mendominasi dari pada sakit itu sendiri. Perih, ya! Seperti luka yang belum mengering, masih akan terasa perih jika tersiram air.
Apakah aku perlu menutup mata? Berpura-pura tidak tahu dengan semua yang sedang terjadi? Atau aku harus bersikap bodoh seolah-olah itu hanya permainan belaka. Permainan hati yang bisa saja menghanyutkan diri.
Ajari aku untuk ikhlas, Tuhan! ketika ketidakrelaan ini terus menyiksa diri.
Walau aku sendiri tenggelam dalam kesakitan yang tak berkesudahan.


0 komentar :
Posting Komentar